Cara Backup Virtual Machine (VM) ke Azure Menggunakan NAKIVO Backup & Replication
Salah satu syarat penting agar proses backup dan recovery virtual machine (VM) berjalan dengan baik adalah menyimpan data cadangan di lokasi lain (offsite), misalnya di cloud. Backup offsite sangat penting karena dapat melindungi data ketika lokasi utama (on-premises) dan infrastruktur backup lokal mengalami gangguan atau tidak bisa diakses.
Praktik terbaik ini dikenal dengan aturan backup 3-2-1, yaitu:
-
3 salinan data
-
2 jenis media penyimpanan yang berbeda
-
1 salinan disimpan di luar lokasi (offsite)
Microsoft Azure menjadi pilihan yang baik untuk backup offsite karena terintegrasi dengan layanan Microsoft lainnya seperti Active Directory dan Microsoft 365.
Pada artikel ini, kita akan membahas cara melakukan backup VM ke Microsoft Azure menggunakan NAKIVO Backup & Replication dengan dua metode.
Catatan: panduan ini membahas backup ke Azure File Storage, bukan Azure Blob Storage.
Mengenal NAKIVO Backup & Replication
NAKIVO Backup & Replication adalah solusi backup dan recovery yang mendukung berbagai platform seperti:
-
VMware vSphere
-
Microsoft Hyper-V
NAKIVO terdiri dari tiga komponen utama:
-
Director – antarmuka utama untuk mengelola backup
-
Transporter – komponen yang menangani transfer data
-
Backup Repository – lokasi penyimpanan hasil backup
Metode Backup VM ke Azure
Metode 1: Menggunakan Virtual Machine di Azure
Metode ini menggunakan VM di Azure sebagai tempat penyimpanan backup.
Langkah utama:
-
Membuat VM di Azure
-
Gunakan Windows Server (misalnya Windows Server 2019)
-
Buat disk tambahan khusus untuk menyimpan backup
-
Tidak perlu disk SSD mahal, HDD sudah cukup
-
-
Mengatur jaringan dan firewall
-
Buka port TCP 9446 (komunikasi Transporter)
-
Buka port 9448–10000 (transfer data)
-
Atur juga Windows Firewall di dalam VM
-
-
Install NAKIVO Transporter di VM Azure
-
Pilih instalasi Transporter saja, bukan full solution
-
Director tetap berjalan di server on-premises
-
-
Tambahkan Transporter Azure ke Director
-
Masukkan IP publik VM Azure
-
Pastikan port dan password sesuai
-
-
Membuat Backup Repository di Azure
-
Gunakan folder lokal di disk tambahan VM Azure
-
Repository akan digunakan sebagai tujuan backup
-
-
Menjalankan backup VM
-
Buat job backup VMware atau Hyper-V
-
Pilih repository Azure sebagai tujuan
-
Kelebihan:
-
Transfer data lebih cepat dan aman
-
Mendukung enkripsi dan akselerasi jaringan
-
Lebih stabil dan andal
Kekurangan:
-
Konfigurasi lebih kompleks
-
Biaya lebih tinggi karena menggunakan VM (compute)
Metode 2: Backup Menggunakan Azure File Share (SMB)
Metode ini tidak menggunakan VM di Azure, hanya storage berbasis file share.
Langkah utama:
-
Install Transporter di Windows Server on-premises
-
Transporter Windows diperlukan karena keterbatasan SMB
-
-
Membuat Storage Account dan File Share di Azure
-
Buat File Share (contoh:
nakshare) -
Tentukan kapasitas penyimpanan (quota)
-
-
Mengambil informasi koneksi SMB
-
Username = nama storage account
-
Password = access key
-
Gunakan port TCP 445
-
-
Tambahkan Transporter on-premises ke NAKIVO
-
Masukkan IP server dan password
-
-
Membuat Backup Repository ke CIFS/SMB Share
-
Masukkan path, username, dan password Azure File Share
-
-
Jalankan backup VM ke Azure File Share
Kelebihan:
-
Lebih murah (tanpa VM Azure)
-
Konfigurasi Azure lebih sederhana
Kekurangan:
-
Transfer lebih lambat
-
Tidak mendukung enkripsi & akselerasi NAKIVO
-
Membutuhkan SMB lewat internet (port 445)
Perbandingan Singkat
| Metode VM Azure | Metode SMB |
|---|---|
| Lebih cepat | Lebih lambat |
| Lebih aman | Keamanan terbatas |
| Biaya lebih tinggi | Lebih hemat |
| Konfigurasi kompleks | Konfigurasi sederhana |
Kesimpulan
NAKIVO Backup & Replication memberikan fleksibilitas tinggi untuk melakukan backup ke cloud, termasuk Microsoft Azure.
-
Jika Anda membutuhkan kecepatan dan keamanan tinggi, gunakan Metode 1 (VM Azure)
-
Jika Anda ingin hemat biaya dan sederhana, gunakan Metode 2 (Azure File Share)
Dengan backup ke Azure, Anda telah menerapkan strategi backup offsite yang penting untuk melindungi data dari kehilangan dan bencana.
Infrastruktur IT yang kuat adalah kunci produktivitas perusahaan. Dengan nakivo indonesia, merupakan bagian dari PT. iLogo Indonesia, yang merupakan mitra terpercaya dalam solusi Infrastruktur IT dan Cybersecurity terbaik di Indonesia.
Hubungi kami sekarang atau kunjungi nakivo.ilogoindonesia.id untuk informasi lebih lanjut!